Bagi pemilik mobil, mengetahui dengan baik spesifikasi mobil yang dimiliki merupakan hal cukup penting, sebab mobil juga harus dipahami dan dirawat dengan baik supaya dapat tahan lama dan tidak mudah mengalami kerusakan.

Pemilik mobil harus mengetahui setiap detail dari komponen mobilnya, dengan demikian seorang pemilik mobil bisa lebih memperhatikan Jika ada hal yang janggal mengenai mobil mereka.

Hal semacam ini tentu untuk mengenali lebih awal kemungkinan kerusakan yang akan terjadi pada mobil dan dapat langsung ter-antisipasi.

Fungsi Synchromesh

Pada sebuah mobil ber-transmisi manual, ada salah satu komponen yang sangat penting bernama synchromesh.

Synchromesh memiliki fungsi yang sangat vital yaitu, menyamakan putaran roda gigi dengan pengereman. Hal ini membuat perpindahan gigi yang ada di mobil transmisi manual menjadi lebih halus dan minim hentakan. Tanpa komponen ini, tentu saja mobil tidak akan nyaman dikendarai.

Baca juga:
Fungsi, Komponen dan Cara Kerja Platina
Fungsi dan Cara Menggunakan Compression Tester
Fungsi Intake Air Temperature Sensor (IATS) dan Cara Kerjanya
Yuk Simak! Fungsi Release Bearing Pada Kopling Mobil

Synchromesh umumnya terbuat dari bahan yang sedikit lunak yaitu kuningan, dan memiliki semacam alur yang berfungsi untuk memperkuat gaya gesek yang ada pada saat proses perpindahan gigi pada mobil transmisi manual.

Gaya gesek pada proses perpindahan gigi inilah yang digunakan untuk menyamakan putaran.

Komponen Synchromesh

Karena fungsinya yang cukup krusial maka dalam satu komponen synchromesh tersebut terdapat lagi beberapa bagian penting.

Setiap komponen yang ada tersebut saling melengkapi satu sama lain supaya kinerja dari synchromesh menjadi semakin optimal dan mobil bisa lebih halus dan nyaman ketika dikendarai.

1. Synchronizer Ring

Yang pertama ada komponen synchronizer, yaitu sebuah komponen yang memiliki fungsi utama yaitu menyeimbangkan putaran antara roda gigi dan proses pengereman pada synchromesh. Komponen ini sendiri biasanya terletak di antara clutch hub dan roda gigi.

2. Clutch Hub

Clutch hub adalah komponen selanjutnya, yang berfungsi untuk meneruskan tenaga yang berasal dari clutch hub sleeve. Komponen ini sendiri terhubung dengan alur bergerigi yang ada di poros output transmisi atau yang biasa disebut sebagai spline.

3. Clutch Hub Sleeve

Komponen selanjutnya adalah clutch hub sleeve. Komponen ini berfungsi untuk menyalurkan dan juga memotong putaran dari roda gigi percepatan yang menuju clutch hub.

Menurut fungsinya tersebut, memang tepat jika komponen ini berada di bagian antara alur gigi clutch hub.

4. Shifting Key

Shifting key adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk selalu memastikan bahwa putaran roda gigi selalu sama dengan clutch hub supaya tidak ada perubahan gigi mobil sebelum kedua komponen tersebut seimbang.

Penting untuk diketahui bahwa komponen ini berhubungan langsung kedua ujungnya dengan synchronizer ring.

5. Spring Key

Komponen terakhir ini bernama spring key dan juga merupakan komponen penyusun synchromesh. Karena shifting key terletak pada bagian clutch hub, maka komponen ini memiliki fungsi untuk mengunci shifting key agar tidak lepas dari dudukan.

Jadi itulah beberapa komponen penting yang ada pada bagian synchromesh yang harus diketahui oleh para pemilik mobil jenis apapun terutama mobil yang memiliki transmisi manual.

Gambar: Hsrwheels.com

Comments are closed.