Dinamo Ampere atau yang akrab disebut juga dengan alternator adalah komponen vital dan krusial pada mobil yang berguna menjadi pembangkit energi mobil sehingga mendukung mobil dapat bisa berjalan.

Oleh karena itu, apabila komponen ini mengalami kerusakan tentu saja mobil Bro-Sis tidak akan dapat bekerja dengan optimal karena arus listrik tidak dapat dihasilkan.

Baca juga:
Waspada! Ini 6 Penyebab Aki Mobil Tekor

Dinamo ampere ini juga termasuk ke dalam salah satu komponen mobil yang jarang mengalami kerusakan. Umumnya, kerusakan yang terjadi biasanya disebabkan oleh masa pakai yang sudah habis atau kondisi dinamo ampere sudah haus.

Sebelum mengetahui bagaimana cara untuk memperbaiki dinamo ampere yang sudah mengalami kerusakan, Bro-Sis harus kenali dulu ciri-ciri dinamo ampere yang sudah harus diperbaiki atau diganti.

Ciri-Ciri Dinamo Ampere Rusak

Karena memiliki masa pakai, ketika mau habis ataupun sudah mau soak biasanya dinamo ampere akan memberikan tanda-tanda atau ciri yang pastinya akan sangat terasa apabila Bro-Sis sedang berkendara di jalan.

Beberapa ciri dinamo ampere rusak yang bisa Bro-Sis rasakan pada mobil Bro-Sis antara lain:

1. Lampu Indikator Aki Menyala

Ketika hendak menyalakan mobil, lampu indikator aki yang berada di dashboard akan menyala. Nyalanya lampu indikator ini menandakan bahwa tidak ada daya listrik yang dihasilkan oleh dinamo ampere ataupun dinamo ampere mengalami drop secara tiba-tiba sehingga mesin mobil tidak dapat dinyalakan ataupun di-starter.

Meskipun cirinya sama dengan aki yang habis ataupun haus, tapi Bro-Sis harus tetap melakukan pengecekan terhadap dinamo ampere mobil Bro-Sis ya!

2. Lampu Mobil Redup

Selain menyalanya indikator aki yang terdapat di dashboard mobil, dinamo ampere yang sudah mulai rusak ataupun sudah habis masa pakainya bisa dilihat ketika Bro-Sis menyalakan lampu depan mobil.

Ketika dinamo ampere sudah mulai rusak, biasanya lampu depan mobil Bro-Sis akan menjadi redup tidak seperti biasanya. Hal ini disebabkan oleh suplai listrik yang dihasilkan oleh dinamo ampere sudah melemah.

Baca juga:
Cepat dan Mudah, Ini Cara Memasang Aki Mobil Dengan Tepat

Lampu depan mobil yang meredup ini tentunya dapat membahayakan keselamatan baik keselamatan Bro-Sis maupun pengendara lainnya ketika sedang berkendara.

Jadi, ketika lampu depan mobil Bro-Sis sudah menunjukkan tanda-tanda redup, jangan sepelekan dan langsung bawa ke bengkel mobil terpercaya Bro-Sis untuk dilakukan perawatan ya!

3. Ada Suara Bising Muncul

Tak hanya lampu mobil, dinamo ampere yang sudah harus diperbaiki ini juga biasanya menimbulkan suara-suara bising yang tak nyaman ketika mobil sedang melaju di jalan.

Suara-suara tersebut dihasilkan oleh mesin mobil yang disebabkan oleh adanya kerusakan pada bearing mobil pada dinamo ampere. Kerusakan ini dapat menyebabkan aki mengalami overcharge.

Parahnya lagi, aki akan menjadi cepat panas dimana suhu aki mobil bisa naik drastis menjadi lebih panas hingga menyebabkan air di dalamnya mendidih.

Dinamo ampere yang sudah harus diperbaiki juga biasanya dapat Bro-Sis rasakan ketika lampu indikator mobil Bro-Sis sudah mulai berkedip. Hal ini tentu saja karena suplai listrik yang kurang memadai dan tidak dapat bekerja secara optimal.

Perbaiki dinamo Ampere Mobil Dengan Cepat dan Mudah

Ketika Bro-Sis sedang berkendara dengan mobil kesayangan dan mulai merasakan tanda maupun ciri-ciri diatas, hal tersebut pastinya sudah mengarah untuk waktunya Bro-Sis mengecek keadaan dinamo ampere mobil Bro-Sis.

Untuk memastikannya, Bro-Sis dapat melakukan pengecekan fisik dinamo ampere terlebih dahulu untuk melihat keadaan dan kerusakan pada dinamo ampere.

Baca juga:
7 Cara Jumper Aki Mobil Soak Dengan Aman

Cara untuk memperbaiki dinamo ampere ini juga harus dilakukan secara bertahap. Pada bagian awal, Bro-Sis harus mengecek bearing dinamo ampere menggunakan dinamo tester dengan cara memutar bagian puller di dinamo ampere. Jika Bro-Sis tidak memiliki dinamo tester, Bro-Sis juga tetap bisa mengecek bearing dinamo ampere secara manual dengan tangan.

Setelah itu, Bro-Sis dapat mulai membongkar seluruh komponen penyusun di dalam dinamo ampere. Jangan lupa untuk memastikan seluruh komponen dalam keadaan yang bersih.

Tahapan yang harus Bro-Sis lakukan selanjutnya adalah memasang rumah bearing. Pastikan seluruh komponen penyusun dalam keadaan yang baik, tidak mengalami kerusakan sedikitpun. Tak hanya itu, pastikan Bro-Sis melakukan pemasangan rumah bearing dengan baik dan berada dalam posisi yang benar agar rumah bearing terpasang pas dan tidak longgar.

Di dalam bearing sendiri terdiri dari beberapa komponen penyusun antara lain, regulator, slip ring, dan gulungan stator yang harus dicek secara berkala. Pastikan seluruh komponen berada dalam ukuran yang pas dan sesuai serta jangan lupa untuk mengecek slip ring atau gulungan agar terhindar dari adanya potensi mengalami kebocoran.

Setelah mengecek keseluruhan komponen dengan baik dan benar, tahapan terakhir yang harus Bro-Sis adalah memasang bearing secara hati-hati. Apabila sudah terpasang, Bro-Sis dapat mencoba menguji apakah dinamo ampere mobil sudah dapat bekerja secara optimal atau belum dengan cara menyalakan mesin mobil.

Selain itu, Bro-Sis juga dapat mengujinya dengan menggunakan dinamo tester. Apabila mesin mobil dapat menyala dengan baik serta ketika mobil Bro-Sis dipakai untuk berkendara tidak mengeluarkan suara bising, maka dapat dipastikan bahwa dinamo ampere mobil Bro-Sis sudah berhasil diperbaiki.

Meskipun terlihat mudah dan cepat untuk diperbaiki, namun Bro-Sis harus tetap memastikan secara benar keseluruhan proses. Apabila Bro-Sis merasa ragu dapat memperbaikinya seorang diri, jangan pernah ragu untuk membawa mobil Bro-Sis ke bengkel resmi ataupun bengkel terpercaya untuk dilakukan pemeriksaan agar dinamo ampere mobil Bro-Sis dapat diperbaiki oleh yang sudah ahlinya.

Jangan pernah menyepelekan dinamo ampere yang sudah mengalami kerusakan ya Bro-Sis! Dengan aware terhadap kondisi mobil yang kita kendarai tak hanya untuk menjaga keselamatan diri sendiri ketika berkendara, tetapi juga untuk menjaga keselamatan pengemudi lainnya.

Comments are closed.