Alternator atau yang biasa disebut dengan dinamo ampere merupakan komponen mobil  berguna menjadi pembangkit energi mobil sehingga mendukung mobil dapat bisa berjalan. Apabila terjadi kerusakan pada komponen ini, tentu saja dapat berakibat pada mobil Bro-Sis yang tidak bisa di starter.

Nah, kerusakan pada komponen ini sering disebabkan karena kabel alternator atau dinamo ampere ini terputus. Kabel alternator berfungsi untuk mengalirkan arus listrik ke seluruh komponen mobil yang membutuhkan daya listrik.

Jika, hal ini terjadi pada mobil Bro-Sis, yuk kita pelajari gimana cara memasang kabel alternator yang baik dan benar. Simak caranya dibawah ya!

Cara Pasang Kabel Alternator atau Dinamo Ampere Mobil

1. Pastikan Kabel Terpasang Pada Kutub yang Sesuai

Agar alternator dapat bekerja dengan baik, pastinya kondisi kabel alternator harus dipasang sesuai dengan kutubnya. Nah, hal ini gak bisa kamu sepelekan lho Bro-Sis! Pemasangan kabel pada kutub yang salah dapat mengakibatkan potensi kerusakan pada komponen mobil lainnya terutama pada komponen listrik pada mobil.

Baca juga:
Cepat dan Mudah, Ini Cara Memasang Aki Mobil Dengan Tepat

Selain itu, apabila kabel alternator tidak terpasang dengan tepat, hal ini dapat membuat alternator mengeluarkan listrik yang banyak sehingga membuat penggunaan menjadi lebih cepat boros dan berujung pada kerusakan di bagian alternator.

Jadi, pastikan untuk memasang kabel alternator dengan teliti sesuai kutubnya ya Bro-Sis!

2. Pasang Kabel Plus Alternator Sesuai Posisinya

Selain Bro-Sis harus memasang kabel alternator sesuai dengan kutubnya, Bro-Sis juga harus memasang kabel plus alternator sesuai dengan posisinya. Pemasangan kabel plus alternator yang salah dan sembarangan dapat menyebabkan terjadi kerusakan pada kabel. Tak hanya itu, bila dibiarkan begitu saja, kabel ini bisa berisiko rusak dan juga putus.

Untuk memastikan kabel plus alternator terpasang dengan tepat, Bro-Sis bisa melakukannya sendiri lho karena caranya cukup mudah bahkan tidak memerlukan alat-alat khusus.

Caranya, bro-Sis cukup menyesuaikan kabel plus dengan plus alternator dengan ukuran yang sudah sesuai. Umumnya, kabel plus yang diperlukan memiliki ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran plus alternator.

Contohnya, untuk skun kabel 12, Bro-Sis akan memerlukan kabel dengan ukurang 10 skun.

3. Menyesuaikan dan Memastikan Penggunaan Listrik Pada Mobil

Tak hanya harus mengecek kabel dan alternator, Bro-sis juga  harus aware terhadap kapasitas listrik dan penggunaannya di mobil Bro-Sis. Arus listrik yang terdapat pada alternator atau dinamo ampere ini tentunya sudah diatur sedemikian rupa dan memiliki kapasitas listrik tertentu.

Penggunaan listrik yang berlebihan pada mobil Bro-Sis pastinya dapat menyebabkan menurunnya kemampuan alternator atau dinamo meter dalam bekerja terutama untuk mengkonversikan energi yang tersedia.

Baca juga:
Indikator Temperatur Mobil Rusak? Ini Cara Perbaikinya

Hal buruk yang terjadi apabila Bro-Sis tidak memperhatikan penggunaan listrik pada mobil Bro-Sis adalah kabel alternator dan dinamo ampere akan menjadi rusak dan terputus. Tentu saja dapat membuat kinerja mobil Bro-Sis menjadi menurun dan membahayakan keselamatan Bro-Sis ketika berkendara di jalan.

Nah, apabila kabel alternator mobil Bro-Sis terputus, Bro-Sis harus menggantinya dengan kabel alternator yang baru.

Untuk memasangnya, Bro-Sis dapat melakukannya sendiri dan hanya membutuhkan bantuan perkakas khusus yaitu obeng. Sebelum memasang kabel alternator yang baru, pastikan mobil sudah dalam keadaan mati, lalu buka kap penutup mobil Bro-Sis.

Setelahnya, lepaskan baut kabel yang terdapat pada kepala aku dengan bantuan perkakas, pasang kabel alternator baru pada kepala aki. Pasang kembali baut kabel hingga kencang.

4. Hindari Kabel Plus Bersentuhan dengan Alternator atau Dinamo Ampere

Ketika memasang kabel alternator atau dinamo ampere, Bro-Sis harus memastikan untuk menghindari kabel plus bersentuhan dengan alternator. Apabila kabel plus bersentuhan dengan alternator, nantinya dapat menyebabkan percikan api atau bahkan dapat membuat mobil Bro-Sis mengalami konsleting.

Konsleting ini dapat terjadi karena adanya arus pendek yang ditimbulkan akibat kabel plus dan alternator yang saling bersentuhan.

Konslet dapat menyebabkan alternator atau dinamo ampere terputus dan rusak. Untuk menghindari hal ini terjadi, Bro-Sis disarankan untuk memasang katup pengaman pada bagian katup plus.

Pemasangan kabel plus yang tepat ini juga tak hanya untuk menghindar terjadinya konslet ketika bersentuhan dengan alternator, tapi juga bertujuan agar tegangan yang dihasilkan alternator atau dinamo ampere berjalan sesuai dengan kinerjanya.

Jadi, pastikan untuk berhati-hati ketika memasang kabel plus alternator ini ya Bro-Sis!

5. Pastikan Posisi V-Belt Terpasang Sesuai

Tidak cuma harus hati-hati ketika memasang kabel plus, Bro-Sis juga harus memastikan bahwa posisi V-Belt terpasang dengan benar dan sesuai. V-belt sendiri berfungsi untuk menggerakkan beberapa komponen pada mobil dimana salah satunya adalah alternator atau dinamo ampere.

Posisi V-Belt harus dipasang tidak terlalu kencang dan juga tidak boleh terlalu kendor.  Apabila V-belt dipasang terlalu kencang, hal ini dapat menyebabkan kabel mudah terputus dan rusak.

Baca juga:
Penyebab dan Cara Perbaiki Speedometer Mobil Mati

Alternator sendiri terdiri dari sistem yang memiliki tiga komponen vital. Komponen tersebut antara lain, aki, regulator dan alternator itu sendiri. Jika kabel penghubungnya rusak atau putus, maka Bro-Sis harus segera untuk menggantinya.

Jadi apabila ketika memasang kabel alternator dan posisi V-belt terlihat terlalu kencang maka segera longgarkan sedikit dan begitupun sebaliknya. Apabila posisi V-belt terlalu kendor atau longgar kencangkanlah sedikit demi sedikit hingga sesuai.

Tips mudah agar kabel alternator mobil Bro-Sis tidak mudah rusak ataupun putus, maka sebaiknya Bro-Sis rawat dengan baik beberapa komponen yang membutuhkan listrik di mobil.

Untuk menghindari kerusakan, salah satu cara yang dapat Bro-Sis lakukan adalah dengan tidak menyalakan komponen listrik secara bersamaan dan serentak. Contohnya adalah dengan tidak menyalakan AC, audio, peranti elektronik, wiper dan lain sebagainya secara bersamaan.

Comments are closed.