Indikator temperatur mobil merupakan komponen krusial untuk mesin mobil Bro-Sis. Dengan melihat lewat indikator yang ada, Bro-Sis dapat mengawasi temperatur yang terdapat pada mesin mobil Bro-Sis.

Apabila temperatur terlalu panas ataupun terlalu dingin, hal ini dapat menghambat kinerja mesin dan menyebabkan kerusakan terjadi pada mesin mobil.

Indikator temperatur ini umumnya berbentuk berbentuk jarum temperatur yang biasanya menempel bersama bagian lainnya yang terdapat pada speedometer.

Tanda-tanda indikator temperatur mobil rusak atau tidak berfungsi bisa dilihat ketika Bro-Sis sedang berkendara namun jarum indikator temperatur tidak bekerja dan tidak menunjukkan kondisi temperatur mobil saat sedang dikendarai.  Apabila hal ini terjadi, Bro-Sis harus segera memperbaiki indikator temperatur tersebut.

Penyebab Indikator Temperatur Tidak Berfungsi

Lalu sebenarnya apa penyebab indikator temperatur pada mesin mobil tidak dapat berfungsi? Biasanya kerusakan yang terjadi pada jarum indikator mobil disebabkan oleh bagian diode serta gauge meter tidak berfungsi dengan baik.

Pastikan terlebih dahulu dua komponen tersebut dengan menggunakan sensor tes sebelum memperbaiki lebih lanjut indikator temperatur mesin mobil.

Selain kerusakan pada diode dan gauge meter, komponen lain yang dapat menyebabkan indikator temperatur tidak berfungsi adalah kerusakan pada klep atau valve.

Cara Memperbaiki Indikator Temperatur yang Rusak

1. Cek Kerusakan Pada Diode dan Gauge Meter

Apabila diode dan gauge meter terjadi kerusakan, hal yang bisa Bro-Sis lakukan adalah mengganti kedua komponen tersebut. Tapi apabila setelah di tes dan kedua komponen tersebut yaitu diode dan gauge meter tidak mengalami permasalahan.

Bro-Sis dapat mengecek dan pastikan tidak ada kabel dan pin konektor tidak terhubung pada posisi kaki nomor 2 gauge meter. Apabila Bro-Sis melihat bahwa terdapat kabel dan pin konektor terhubung dengan kaki gauge meter maka Bro-Sis harus segera memperbaiki posisi kabel dan pin konektor tersebut.

Setelah posisi diperbaiki, pasang kembali diode dan gauge meter ke tempat semula dan indikator temperatur mobil Bro-Sis dapat kembali bekerja.

2. Klep atau Valve Ada Kemungkinan Rusak

Selain diode dan gauge meter, kerusakan pada indikator temperatur dapat disebabkan oleh klep atau valve yang rusak.

Klep atau valve yang rusak umumnya disebabkan oleh mesin yang terlalu panas dipaksakan berjalan sehingga klep atau valve dapat berubah menjadi bengkok sampai cylinder head bengkak.

Untuk mengatasi kerusakan yang terjadi pada klep atau valve, Bro-Sis dapat mengecek bagian mesin dan memastikan temperature sending unit dapat bekerja dengan baik.

Temperature sending unit ini sendiri berbentuk menyerupai switch kuningan yang dilengkapi dengan ulir dan terpasang di bagian cylinder head.

Baca juga:
Penyebab dan Cara Perbaiki Speedometer Mobil Mati

Untuk mengeceknya, hal pertama yang harus Bro-Sis lakukan adalah melepaskan kabel  yang menghubungkan switch dengan indikator,lalu putar bagian switch secara berlawanan dengan jarum jam dan perlahan untuk melepaskannya.

Setelah terlepas, ganti switch lama yang sudah rusak dengan switch baru. Pastikan untuk memberikan sealant tape yang mengelilingi switch baru sebelum dipasang kembali ke tempatnya.

Selanjutnya Bro-Sis harus memutar kembali searah jarum jam. Apabila terasa terlalu berat, Bro-Sis dapat menggunakan bantuan perkakas berupa kunci pas 17mm.

Pasang kembali dengan soket kuningan yang menyambung dengan indikator yang ada di dashboard mobil.

Setelahnya terpasang dengan baik, indikator temperatur akan kembali bekerja secara normal ketika digunakan berkendara.

Namun, apabila setelah mengecek diode dan gauge meter, serta mengganti dengan switch baru tetapi indikator temperatur masih saja tidak bekerja. Bro-Sis dapat mengecek ke bagian kabel sambungan menuju dashboard mobil. Bisa saja terjadi kerusakan atau terdapat kabel yang terputus di tengah sehingga indikator temperatur tidak dapat bekerja.

3. Kenali Warna Lampu Indikator Temperatur

Terdapat dua warna yang biasa digunakan pada lampu indikator mobil. Dua warna tersebut adalah merah dan biru. Setiap mobil juga memiliki jenisnya indikator temperatur mobil masing-masing.

Beberapa diantaranya memiliki logo seperti alat termometer, ada yang berbentuk hanya lampu peringatan warna merah dan biru dan ada juga yang model jarum.

Untuk Bro-Sis yang memiliki mobil dengan tipe indikator berbentuk lampu peringatan tentunya harus memahami arti dari tiap warna yang ditampilkan.

Baca juga:
Kenali Cara Memperbaiki Transmisi Mobil Matic Dengan Mudah

Apabila lampu indikator temperatur berwarna merah, hal ini menandakan bahwa temperatur atau suhu pada mesin mobil Bro-Sis terlalu panas atau mengalami overheat. Namun, apabila lampu indikator temperatur berwarna biru menandakan hal sebaliknya yaitu temperatur atau suhu pada mesin mobil masih dalam keadaan dingin.

Lampu indikator temperatur yang ideal ditandakan dengan ketika mesin dalam keadaan hidup dan lampu indikator suhu radiator dalam keadaan mati.

Nah, untuk Bro-Sis yang memiliki mobil dengan tipe indikator temperatur jarum tentunya sudah tidak asing lagi dengan huruf “H” dan “C” yang terdapat pada indikator. Huruf “H” ini menyimbolkan kata Hot yang artinya panas.

Apabila jarum indikator temperatur berada pada huruf “H” maka berarti temperatur atau suhu pada mesin mobil Bro-Sis terlalu panas atau mengalami overheat. Sedangkan, apabila jarum indikator temperatur berada pada huruf “C” menyimbolkan kata cold yang artinya dingin maka temperatur atau suhu pada mesin mobil masih dalam keadaan dingin.

4. Lampu Indikator Temperatur Mobil Terus Menyala

Buat Bro-Sis yang memiliki mobil dengan tipe indikator temperatur berbentuk lampu peringatan ada kalanya lampu indikator ini terus menyala dan tidak mau mati. Hal ini dapat disebabkan terjadinya kerusakan pada beberapa komponen mesin mobil.

Selain mesin mobil yang terlalu panas atau overheat, lampu indikator temperatur mobil dapat terus menyala apabila air pada radiator habis ataupun terjadi kebocoran di salurannya.

Apabila hal ini terjadi, Bro-Sis dapat menambahkan cairan pendingin (coolant) untuk menurunkan suhunya.

Comments are closed.