Beberapa upaya dilakukan untuk mobil kesayangan terasa lebih nyaman saat digunakan. Salah satunya dengan menambah tingkat kekedapan suara di dalam kabin mobil.

Terlebih saat pengendara memiliki keinginan untuk meningkatkan kualitas audio mobil tanpa terganggu dengan suara yang dari luar atau biasa disebut noise.

Namun, sebelum melakukan pemasangan, Bro-Sis harus mengetahui jenis-jenis dari peredam mobil yang biasa dipakai. Yuk simak informasi dibawah ini!

Jenis-Jenis Peredam Mobil

1. Peredam Suara Mobil Jenis Jelly

Jenis peredam satu ini biasanya memiliki lapisan aluminium foil yang juga berguna meredam panas. Di pasaran, peredam mobil jelly menjadi yang paling laris dan diminati banyak kalangan pecinta otomotif.

Hal ini dikarenakan pemasangan yang mudah dan harga yang relative murah, serta berat dari komponen ini yang cukup ringan tanpa membebani kendaraan. Berat dari jenis peredam ini sekitar 1,4 kg dan tidak perlu menggunakan perekat lagi dalam pemasangannya.

2. Peredam Suara Mobil Jenis aspal

Peredam jenis aspal memiliki berat yang lebih berat dibandingkan jenis sebelumnya yakni sekitar 2,4 kg. Tentu saja ini membuat berat yang ditanggung oleh kendaraan lebih banyak.

Baca juga:
Ini Cara Pasang Kabel Alternator Mobil Yang Benar

Selain itu, proses pemasangan yang dilakukan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena harus menambahkan lem dan pemanas. Namun, kelebihan yang dimiliki peredam jenis aspal adalah dapat meredam suara jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jenis jelly karena memakai dua lapis.

3. Jenis Busa

Kualitas meredam suara yang tinggi juga terdapat pada jenis peredam busa. Peredam ini berbentuk seperti foam atau busa yang mempunyai fungsi sebagai pemblok suara yang menyebabkan kebisingan. Sayangnya, peredam ini hanya bisa meredam suara, tidak dengan meredam panas yang berasal dari kendaraan.

4. Rubber Butyl

Material rubber butyl sebagai peredam mobil mempunyai kelebihan tersendiri yaitu tidak gampang meleleh saat digunakan bila terkena panas dan juga mempertahankan ketahanan panas di suatu posisi agar tidak menjalar.

Dilihat dari bahan dasarnya, jenis aspal jauh lebih berbahaya karena bisa mengeluarkan gas hydrogen sulfide yang terhirup para penumpang. Sedangkan jenis rubber butyl ini memiliki bahan yang lebih aman dan menguntungkan.

Cara Memasang Peredam Suara Mobil

Setelah membaca dan mengetahui jenis-jenis yang bisa dipakai untuk meredam mobil, Bro-Sis juga harus tahu cara memasang peredam mobil lho! Apalagi pemasangan peredam mobil bisa dilakukan sendiri yang tentunya akan lebih menghemat biaya dan juga waktu Bro-Sis.

  1. Pemilihan bahan dan jenis peredam serta barang-barang seperti busa, semprotan, atau isolasi bisa digunakan sebagai bahan pendukung untuk mendapatkan kombinasi produk yang dapat meredam suara secara maksimum. Dari bahan-bahan tersebut mempunyai fungsi menyerap gelombang suara, mengurangi getaran dalam mobil hingga memudarkan resonansi.
  2. Menambahkan bobot ke dalam panel dengan menggunakan tikar redam. Hal ini dapat membantu mengurangi getaran pada panel yang menyebabkan suara kebisingan pada kendaraan.
  3. Tikar redam diletakkan di antara dua panel pintu dengan jarak berdekatan dengan tujuan mengurangi getaran yang terjadi dalam ruang antara dua panel tersebut.
  4. Menentukan titik pemasangan yang akan diletakkan peredam dalam kabin mobil
  5. Melepaskan barang-barang yang ada seperti jok, konsol, karpet, atau benda lainnya yang terletak di dasar kabin. Harus dipastikan juga tidak ada kabel yang terputus saat melepaskan beberapa komponen.
  6. Matras redaman ditempatkan pada komponen engine yang berguna mengurangi kebisingan. Tikar yang digunakan berisikan alas kertas logam untuk menambahkan efek panas keset resistensi di dekat panas mesin. Jangan lupa untuk mengoleskan lem adhesi kotak.
  7. Pengisian ruang kecil dengan semprotan atau busa. Bahan ini nantinya memungkinkan mendorong panel untuk menciptakan sambungan mematikan yang menyerap dan menyebarkan energi. Semprotan dan busa bisa dipakai di sekitar pintu dan mesin.
  8. Pengukuran panel pintu dan area yang berkarpet untuk menerapkan bahan redaman pilihan yang sesuai.

Timbulnya noise pada mobil ini biasanya disebabkan oleh mesin mobil yang menembus ke dalam kabin. Maka dari itu, untuk meningkatkan efektivitas pemasangan peredam mobil harus dengan memperhatikan asal sumber kebisingan yang ada.

Baca juga:
Ini Cara Pasang Kabel Alternator Mobil Yang Benar

Apabila mesin mobil terletak pada posisi yang kurang pas, diperlukan pemasangan yang sesuai dengan posisi mesin untuk mengurangi suara yang muncul.

Pemasangan di titik yang benar serta pemilihan kualitas bahan dan jenis juga menjadi faktor pendukung yang sesuai.

Rekomendasi Peredam Suara Mobil Terbaik

Kisaran harga yang ditawarkan di pasaran untuk peredam mobil dari ukuran small hingga premium berasa pada kisaran harga sekitar RP 2.400.000 – Rp 3.100.000. Merk yang muncul pun banyak, beberapa di antara yang memiliki kualitas bagus sebagai berikut:

1. Nitto

Produk andalan dari merk ini yaitu Legotolex D-300N yang digunakan meredam getaran dan EPT-Sealer 686 yang meredam suara dan sekaligus panas. Peredam ini dapat mengurangi kebisingan hingga 25db.

Bobot barangan yang ringan juga menjadi kelebihan produk ini karena berpengaruh juga pada penggunaan bahan bakar

2. Noisekill

Penggunaan material rubber butyl terdapat pada merk ini. Dengan kelebihan tidak mudah meleleh dan tidak mengeluarkan gas berbahaya menjadi daya tarik pembeli.

Selain bahan rubber butyl, Noisekill juga menawarkan pilihan material busa dan alumunium foil.

3. Vtech

Merk peredam suara mobil lainnya adalah Vtech yang berbahan dasar aluminium foil dan memiliki klaim produk tidak mudah terbakar.

Produk dari merk ini juga memiliki kekuatan dapat menahan panas hingga 800 celcius serta dapat meredam noise dari luar. Kisaran harga yang ditawarkan pun cukup ramah mulai dari Rp 350.000 – Rp 500.000.

Comments are closed.