Biaya Cabut Berkas Mobil – Ketika Bro-Sis memiliki kendaraan bermotor, salah satunya mobil dan Bro-Sis hendak berpindah kota tinggal di kabupaten maupun provinsi yang berbeda, Bro-Sis harus melakukan cabut berkas atau yang biasa dikenal dengan sebutan mutasi.

Tak hanya berpindah tempat tinggal, cabut berkas atau mutasi ini juga harus Bro-Sis urus prosesnya apabila Bro-Sis membeli mobil bekas dimana posisi mobil tersebut berada jauh atau diluar dari kabupaten/kota, maupun provinsi yang tertera di BPKB.

Nah, buat Bro-Sis yang membeli mobil bekas, Bro-Sis gak cuma harus mengurus balik nama STNK maupun BPKB tapi juga mengurus mutasi kendaraan apabila berada di tempat yang berbeda dengan pemilik sebelumnya.

Baca juga:
Pahami! Ini Biaya Dan Cara Balik Nama Mobil Bekas

Syarat dan Proses Cabut Berkas

Meskipun sama-sama diurus di SAMSAT setempat, untuk mengurus cabut berkas atau mutasi mobil ini juga caranya berbeda dengan mengurus balik nama BPKB mobil. Namun, sebelum mengunjungi kantor SAMSAT setempat, Bro-Sis harus pastikan untuk mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan ya, antara lain:

  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan fotokopi sebanyak dua rangkap
  • Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopi sebanyak dua rangkap
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopi sebanyak dua rangkap
  • Kwitansi transaksi pembelian sebagai bukti dan dilengkapi materai
  • Serta siapkan juga Kartu Keluarga (KK) jika nantinya dibutuhkan
  • Hasil cek fisik kendaraan bermotor (gesek mesin, dan nomor rangka). Dapat dilakukan di Kantor Samsat terdekat.

Tahapan Pertama

Setelah mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan, untuk melakukan cabut berkas mobil atau mutasi terdapat dua tahapan yang harus Bro-Sis lakukan. Tahapan Pertama, Bro-Sis harus mengajukan mutasi di kantor Samsat tempat mobil terdaftar terlebih dahulu. Tahapannya antara lain:

  1. Mengunjungi kantor Samsat sesuai dengan alamat yang tertera pada STNK
  2. Datangi loket cek fisik kendaraan dan serahkan dokumen persyaratan
  3. Isi formulir cek fisik kendaraan dan serahkan pada petugas
  4. Lakukan gesek nomor mesin dan rangka bersama dengan petugas
  5. Fotokopi berkas kelengkapan sesuai arahan dari petugas
  6. Serahkan berkas yang telah difotokopi kepada petugas di loket cek fisik
  7. Datangi bagian fiskal untuk mengisi formulir dan membayar biaya serta pajak kendaraan yang tertunda (jika ada)
  8. Ambil berkas kartu induk setelah pembayaran berhasil
  9. Serahkan berkas kartu induk pada loket mutasi
  10. Ambil surat jalan untuk mengurus mutasi di domisili baru

Tahapan Kedua

Setelah tahapan pertama selesai, baru deh Bro-Sis bisa melanjutkan tahapan kedua yaitu mengajukan mutasi di kantor Samsat domisili baru. Untuk Tahapan Kedua terdiri dari:

  1. Mengunjungi kantor Samsat domisili baru
  2. Datangi loket cek fisik kendaraan dan serahkan semua berkas persyaratan beserta surat jalan kepada petugas loket
  3. Lakukan gesek nomor mesin dan rangka
  4. Bawa semua dokumen ke bagian mutasi kendaraan
  5. Isi formulir dan serahkan ke petugas bagian mutasi
  6. Saat nama Anda dipanggil, bayarlah biaya cabut berkas mobil
  7. BPKB asli kendaraan akan ditahan sementara, tapi nanti Anda akan diberikan surat pengantar untuk mengambilnya kembali di Polres setempat
  8. Ambil STNK dan plat nomor mobil yang baru
Baca juga:
Pengendara Mobil Pribadi Harus Memiliki Sim, Kenali Jenis Dan Biayanya

Daftar Biaya Cabut Berkas Mobil

Selain menyiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan, Bro-Sis juga harus menyiapkan biaya untuk melakukan cabut berkas atau mutasi mobil ini. Dibawah ini adalah perkiraan rincian biaya yang harus Bro-Sis keluarkan ketika melakukan proses cabut berkas mobil:

Biaya Mutasi Mobil MasukRp 2.000.000
Biaya FiskalRp 250.000
Biaya Cek FisikTergantung dari kantor Samsat setempat
Biaya Admin Gudang Kartu IndukRp 10.000
Biaya Admin Mutasi KeluarRp 50.000
Biaya Admin Mutasi MasukRp 375.000
Biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak BPKBRp 100.000
Biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak STNKRp 400.000

Untuk pencabutan berkas ini pemilik kendaraan akan dimintai tambahan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sesuai dengan PP nomor 60 tahun 2016.

Dimana PP ini menjelaskan tentang tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku di Polri. Untuk kendaraan bermotor roda dua biayanya sebesar Rp 150.000, dan kendaraan roda empat sebesar Rp 250.000.

Selain itu, besaran biaya bea balik nama yang tertuang dihitung dengan cara mengalikan tarif nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) dengan tarif bea balik nama. Berikut tarif bea balik nama sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010.

  • 10% untuk Kendaraan Bermotor pribadi, Badan Pemerintah, Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri.
  • 10% untuk Kendaraan Bermotor angkutan umum; dan
  • 0,75% untuk Kendaraan Bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar

Sebagai contoh, ketika Bro-Sis memiliki mobil dengan NJKB (nilai jual kendaraan bermotor) sebesar Rp 200 Juta, maka Bea Balik Nama yang harus dibayar oleh Bro-Sis adalah 1% x Rp200 juta = Rp 2 Juta. Jadi, untuk biaya Bea Balik Nama yang harus Bro-Sis bayar tergantung dari NJKB dari mobil yang Bro-Sis miliki.

Baca juga:
15 Cara Bayar Pajak Stnk Mobil Secara Online

Untuk melakukan proses cabut berkas ini juga tidak memakan banyak waktu lho Bro-Sis! Tapi, buat Bro-Sis yang tidak memiliki banyak waktu karena kesibukan aktivitas, Bro-Sis tetap bisa mengurusnya dengan menggunakan layanan biro jasa.

Sebelumnya, pastikan terlebih dahulu biro jasa yang Bro-Sis pilih memiliki riwayat yang baik, aman, serta terpercaya. Disarankan untuk memilih biro jasa berdasarkan dari rekomendasi orang-orang terdekat Bro-Sis.

Ketika menggunakan layanan biro jasa pastinya terdapat biaya lebih yang harus Bro-Sis keluarkan. Untuk harga tentunya bervariasi tergantung dari biro jasa yang Bro-Sis pilih.

Namun, rasanya biaya yang dikeluarkan akan setimpal dengan keuntungan yang Bro-Sis dapatkan yaitu, jika Bro-Sis melakukan proses mutasi kendaraan bermotor via biro jasa, proses akan menjadi lebih praktis dan efisien, karena seorang biro jasa telah memiliki afiliasi (kerja sama) dengan kepolisian, sehingga proses mutasi kendaraan dapat selesai dengan cepat.

Comments are closed.