biaya balik nama mobil bekas – Membeli mobil bekas tentunya berbeda dengan membeli mobil baru. Tak hanya harus memperhatikan kualitas mobilnya, ketika membeli mobil bekas Bro-Sis juga harus memeriksa keseluruhan dokumen dan surat-surat penting. Beberapa dokumen dan surat penting tersebut ialah, STNK, BPKB, Form A, dan juga faktur.

Balik Nama

Nah, ketika Bro-Sis membeli mobil bekas pastinya berkas tersebut masih atas nama pemilik sebelumnya. Oleh karena itu, bro-Sis harus melakukan Proses Balik Nama untuk dokumen STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) maupun BPKB (Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor).

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum aware dan malas untuk melakukan proses balik nama dokumen penting ini karena terkesan sulit dan juga ribet.

Bahkan, beberapa dari mereka lebih memilih menyewa calo untuk mengurusnya dibandingkan mengurus sendiri. Padahal balik nama kendaraan tidak memerlukan waktu yang lama.

Baca juga:
Pengendara Mobil Pribadi Harus Memiliki Sim, Kenali Jenis Dan Biayanya

Selain itu, biaya untuk mengurusnya juga jauh lebih murah dibandingkan harus melalui perantara. Biaya balik nama kendaraan di tiap daerah memang berbeda-beda tergantung dengan kebijakan daerah masing-masing.

Tetapi, komponen biaya balik nama mobil di Indonesia mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku di Kepolisian Republik Indonesia.

Terdapat beberapa biaya yang harus dibayarkan yaitu, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), biaya administrasi dan penerbitan STNK, dan BPKB. Untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) kendaraan bekas termasuk mobil bekas sudah diatur Penentuan BBN dalam Peraturan Daerah (Perda).

Di daerah DKI Jakarta sendiri diatur dalam Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, biaya balik nama untuk kendaraan seken, yakni 1 persen dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB).

Biaya Balik Nama Kendaraan

Biaya Penerbitan STNK BaruRp 200.000
Biaya Penerbitan BPKB BaruRp 375.000
Biaya Penerbitan TNKB
Rp 100.000 atau lebih
Biaya Cek Fisik MobilRp 25.000
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)1 persen dari harga beli mobil (untuk bisa mengetahui berapa kisarannya, Bro-Sis bisa mencari tahu di Samsat terdekat)
Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ)Rp 143.000

Untuk melakukan balik nama dokumen, ada beberapa tahapan yang harus Bro-Sis lewati ketika melakukan proses balik nama kendaraan khususnya mobil, tahapan pertama merupakan menyiapkan dokumen dan surat.

Beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk proses balik nama kendaraan ini adalah fotocopy kwitansi pembelian mobil dengan materai, fotocopy KTP pemilik baru, fotocopy STNK, fotocopy BPKB, dan fotocopy dokumen cek fisik.

Baca juga:
15 Cara Bayar Pajak Stnk Mobil Secara Online

Sebelum pergi ke Samsat terdekat, Bro-Sis harus memastikan dokumen-dokumen tersebut sudah siap sedia. Untuk jaga-jaga, Bro-Sis juga disarankan untuk membawa keseluruhan dokumen asli bukan hanya dalam bentuk fotocopy.

Tahapan Balik Nama STNK

  1. Mendatangi kantor SAMSAT terdekat
  2. Setelah itu, Bro-Sis diharuskan untuk mengunjungi loket cek fisik terlebih dahulu untuk melakukan pembayaran di loket. Nantinya petugas akan memeriksa kendaraan
  3. Setelah mendapatkan dokumen cek fisik, pemilik mobil mendatangi loket pendaftaran balik nama STNK, mintalah formulir Isi formulir yang diberikan sesuai dengan informasi yang tertera di STNK mobil
  4. Isi formulir dan lengkapi dengan dengan dokumen fotocopy yang sudah disiapkan sebelumnya, lalu serahkan ke petugas Samsat
  5. Selanjutnya petugas SAMSAT akan melakukan verifikasi kelengkapan dokumen. Biasanya petugas akan meminta dokumen BPKB asli
  6. Apabila dokumen sudah dipastikan lengkap, petugas akan mengarahkan pada proses pembayaran di loket untuk membayar tagihan
  7. Setelah melakukan pembayaran, Bro-Sis akan menunggu panggilan untuk menerima bukti bayar STNK baru. Umumnya membutuhkan waktu 2-5 hari kerja, petugas akan memberikan tanggal waktu pengambilan
  8. Saat waktu pengambilan, pemilik mobil hanya perlu membawa bukti pembayaran tagihan

Sama seperti melakukan proses balik nama STNK, proses balik nama BPKB juga tidaklah sulit. Tapi, Bro-Sis harus memastikan dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap semua ya. Berbeda dengan balik nama STNK, untuk balik nama BPKB Bro-Sis dapat melakukannya di Polda terdekat.

Tahapan Balik Nama BPKB

  1. Persiapkan dokumen yang dibutuhkan
  2. Datangi kantor Polda terdekat
  3. Ambil nomor antrian dan isi formulir pendaftaran balik nama
  4. Setelah formulir terisi, lengkapi dengan syarat dokumen yang sudah disiapkan dan serahkan ke loket balik nama BPKB
  5. Lakukan pembayaran di loket
  6. Setelah melakukan pembayaran, Bro-Sis akan mendapatkan tanda terima sebagai bukti BPKB sudah didaftarkan dan sedang dalam proses balik nama
  7. Terakhir, datang ke kantor Polda sesuai jadwal pada tanda terima untuk pengambilan BPKB

Lalu, mengapa balik nama dokumen ini harus dilakukan? Nah, hal ini tertuang di dalam tertuang dalam UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 64 ayat (1-3).

Pasal 64 ayat (1) menjelaskan bahwa setiap kendaraan bermotor wajib diregistrasikan. Pasal 64 ayat (2) huruf b disebutkan jika registrasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi registrasi perubahan identitas kendaraan bermotor dan pemilik.

Pasal 64 ayat (3) disebutkan jika Registrasi kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertujuan untuk; Pertama, tertib administrasi. Kedua, pengendalian dan pengawasan kendaraan bermotor yang dioperasikan di Indonesia. Ketiga, mempermudah penyidikan pelanggaran dan/atau kejahatan. Keempat, perencanaan, operasional manajemen dan rekayasa lalu lintas dan angkutan jalan. Kelima, perencanaan pembangunan nasional.

Urusan balik nama STNK dan BPKB ini gak boleh kamu sepelekan. Usahakan setelah melakukan pembelian mobil bekas, Bro-Sis langsung mengurus balik nama dokumen secepatnya ya!

Comments are closed.