Menjaga ban mobil tetap dalam keadaan tekanan angin yang sesuai merupakan sesuatu hal yang wajib dilakukan setiap pengendara. Sayangnya, beberapa diantaranya tidak tau atau bahkan menyepelekan persoalan tekanan ban angin ini.

Padahal, menjaga tekanan angin pada ban mobil berada dalam tekanan yang ideal sangat mempengaruhi kenyamanan dan performa mobil Bro-Sis ketika berkendara di jalan.

Baca juga:
Ketahui Ukuran Garasi Mobil Yang Ideal Untuk Rumah Kamu

Tekanan angin pada ban mobil yang terlalu rendah dapat menyebabkan kebocoran terlebih lagi ketika sedang berada di jalanan yang berbatu. Sedangkan, tekanan angin pada ban mobil terlalu tinggi dapat menyebabkan meningkatnya potensi terjadi aquaplaning ketika mobil Bro-Sis melewati jalanan yang penuh dengan genangan air.

Oleh karena itu, tak hanya mempengaruhi kenyamanan dan performa, tekanan angin pada ban mobil juga sangat penting karena mempengaruhi keamanan dan keselamatan selama berkendara.  

Tekanan Angin Ban Mobil Yang Ideal

Setiap mobil tentunya memiliki jenis, bentuk, dan tipe ban yang berbeda-beda. Ban mobil sudah didesain sedemikian rupa sehingga ketebalan karet, struktur, dan tekanan nya disesuaikan dengan jenis mobilnya.

Umumnya, untuk mobil niaga, pick up, SUV, dan juga mobil keluarga, biasanya memiliki ban yang relatif lebih besar dan kokoh dibandingkan mobil berjenis sedan atau LCGC (Low Cost Green Car).

Baca juga:
Ketahui Jenis-jenis Mobil Biar Kamu Gak Salah Pilih!

Hal ini dikarenakan setiap ban mobil tentu saja harus menyesuaikan dengan beban muatan tiap mobil tersebut. Semakin berat muatan, maka akan semakin besar pula tekanan dan ketebalan ban mobil tersebut.

Nah, untuk mengetahui berapa sih tekanan angin yang ideal untuk mobil Bro-Sis miliki, Bro-Sis bisa melihatnya dengan mengecek pada area tulang sasis pintu bagian pengemudi. Selain itu, Pada tabel spesifikasi tekanan angin ban ada bagan yang menunjukkan banyaknya jumlah penumpang dan tambahan barang bawaan yang dibawa.

Kisaran tekanan angin pada ban yang standar pabrikan adalah sebagai berikut:

Mobil MPV33-36 Psi
Mobil City Car30 – 36 Psi
Mobil Sedan30 – 33 Psi
Mobil SUV35 – 40 Psi

Namun, tekanan angin pada ban tetap harus disesuaikan dengan muatan. Apabila Bro-Sis berkendara sehari-hari tentunya memiliki muatan yang standar dengan maksimal sekitar 4 penumpang maka tekanan angin ban yang ideal untuk mobil Bro-Sis berada di sekitar 33 psi atau 2,3 bar untuk keempat ban dengan profil ban 195/65 R15 dan 205/60 R16.

Tetapi, jika Bro-Sis sering berkendara membawa muatan yang berat atau penumpang maksimal 5 orang maka tekanan angin pada ban yang dianjurkan tentunya bertambah. Untuk dua ban depan Bro-Sis  harus isi dengan tekanan angin hingga 35 psi atau 2.4 bar dan dua ban belakang diisi tekanan angin 36 psi atau 2.5 bar untuk profil ban 195/65 R15 dan 205/60 R16.

Sederhananya, Untuk mobil yang berpenumpang penuh dan hendak melakukan perjalanan jauh, sebaiknya Bro-Sis menggunakan tekanan atas. Sedangkan untuk jarak pendek dengan penumpang yang sedikit dianjurkan untuk menggunakan tekanan bawah.

Untuk mengecek dan mengisi tekanan angin yang sesuai, Bro-Sis bisa mengeceknya di SPBU terdekat ataupun bengkel-bengkel ban. Disarankan pula untuk mengisi ban menggunakan nitrogen.

Mengisi Angin Ban Mobil Dengan Nitrogen

Setelah mengetahui tekanan angin pada ban mobil yang ideal, Bro-Sis dapat mengisi ban tersebut dengan angin. Terdapat dua jenis angin yang biasa digunakan untuk mengisi ban kendaraan. Dua jenis angin tersebut diantaranya adalah nitrogen dan angin biasa.

Apa bedanya nitrogen dan angin biasa? Nitrogen sendiri merupakan gas udara murni yang sudah tersaring dan tidak memiliki kandungan air di dalamnya. Sedangkan angin biasa, kandungan pada gasnya masih terdapat air didalamnya. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengisi angin pada ban dengan menggunakan nitrogen dibandingkan dengan angin biasa.

Beberapa keunggulan nitrogen dibandingkan dengan angin biasa lainnya yaitu ketika Bro-Sis mengisi angin ban mobil dengan menggunakan angin biasa, ban akan terasa lebih berat ketika digunakan berkendara dikarenakan terjadi proses pemuaian di dalam ban.

Berbeda dengan nitrogen, ban mobil Bro-Sis akan terasa lebih ringan ketika dipakai berkendara di jalan. Bobot kendaraan yang menjadi lebih ringan tentu saja dapat membuat Bro-Sis menjadi lebih hemat bahan bakar.

Selain itu, molekul pada nitrogen juga tidak mudah menguap apabila terkena panas. Hal ini menyebabkan ban yang menggunakan nitrogen tidak mudah kempes.

Ban yang diisi dengan nitrogen juga tidak mudah mengalami kerusakan karena nitrogen dapat menjaga tingkat elastisitas ban sehingga kelenturan ban tetap terjaga. Hal ini dikarenakan molekul di dalam nitrogen yang tidak mengandung air yaitu 79 persen nitrogen, 20 persen oksigen, dan 1 persen uap air.

Kadar air yang sangat rendah ini juga dapat mencegah karat pada jari-jari velg ban mobil Bro-Sis lho! Gak cuma itu, mengisi angin ban mobil dengan nitrogen juga dapat membuat tekanan angin pada ban mobil jadi lebih stabil sehingga lebih aman digunakan ketika berkendara.

Meskipun nitrogen ini sangat dianjurkan untuk ban mobil, tetap saja memiliki kekurangan yang harus Bro-Sis perhatikan lebih lanjut. Beberapa kekurangan penggunaan nitrogen untuk mengisi angin ban mobil diantaranya, nitrogen dapat berbahaya untuk jenis mobil matic.

Hal ini karena penggunaan mobil matic sendiri sudah lebih ringan dibandingkan dengan mobil manual. Apabila ditambah dengan menggunakan nitrogen pada ban mobil, tentu saja dapat membuat mobil matic Bro-Sis menjadi sangat ringan dan dapat menjadi sesuatu hal yang berbahaya apabila Bro-Sis belum dapat mengendalikannya dengan baik.

Selain itu, secara pengeluaran biaya, penggunaan nitrogen jauh lebih mahal dibandingkan dengan angin biasa, dan juga belum semua bengkel menyediakan angin nitrogen. Umumnya, Bro-Sis hanya dapat mengisi ban mobil menggunakan nitrogen di SPBU tertentu.

Comments are closed.