Secara umum TMA dan TMB pada mesin sangat penting untuk kita ketahui posisinya, tentu agar pengecekan atau service kendaraan dapat dilakukan dengan mudah. Contohnya adalah saat penyetelan klep atau katup, pasang timing chain dan timing belt dsb.

Pengertian TMA dan TMB

TMA dan TMB selalu berkaitan dengan cara kerja mesin pembakaran dalam. Mesin pembakaran dalam merupakan mesin yang kerjanya mengandalkan pembakaran dari hasil piston dimana bekerja dengan reciprocating atau naik dan turun.

Supaya memahami lebih jelas lagi seperti apa cara kerja mesin, perlu memahami terlebih dahulu cara kerja mesin bensin sebelumnya.

Dari sanalah asal mulanya dari kata titik atas dan titik bawah sehingga cukup berkaitan dengan gerakan piston.

Titik Mati Atas (TMA)

Titik Mati Atas atau TMA adalah posisi bibir piston ada di titik yang paling atas di lubang silinder. Umumnya pada bahasa Inggris TMA dikenal dengan Top Dead Center (TDC).

Nah Titik Mati Atas umumnya adalah langkah awal pada piston untuk melakukan kerja pada ruang bakar bagian dalam. Akan tetapi TMA tidak identik dengan awal langkahnya, sebab piston ada pada TMA mengidentifikasi jika piston:

  1. Memulai langkah kerja atau akhir langkah kompres
  2. Mengakhiri pada langkah buang

Pada umumnya Titik Mati Atas di kendaraan Bro-Sis terjadi pada saat volume ruang bakar yang paling rendah kemudian juga kompresi paling tinggi, tepat sebelum pembakaran campuran dengan udara bahan bakar.

Baca juga:
Kunci Inggris, Fungsi, Ukuran dan Cara Penggunaannya
Fungsi dan Cara Menggunakan Compression Tester
Fungsi Clutch Cover dan Jenisnya

Bro-Sis perlu memahami juga tentang sensor yang dinamakan dengan PHM. PHM bertanggungjawab mendeteksi saat piston di posisi atas pada kendaraan Bro-Sis.

Nah, PHM memakai gigi roda gila dan kemudian sensor mengirim informasi ke bagian unit kontrol mesin yang memakainya untuk optimalkan injeksi bahan bakar serta pencapaian pembakaran untuk membuat mesin Bro-Sis dapat berjalan.

Titik Mati Bawah (TMB)

Berdasarkan ulasan di atas sebagaimana kita ketahui bahwa gerakan piston ialah naik turun dan berkaitan dengan gerakan ke bawah, tentu identik dengan turun. Oleh sebab itu, TMB ialah posisi dimana bibir piston atas di garis yang terendah pada lubang silinder.

Pada istilah Inggrisnya adalah dikenal dengan Bottom Dead Centre atau BDC. Istilah dalam bahasa Inggris ini juga sering dijumpai di beberapa buku pelajaran otomotif.

Beberapa indikasi di saat piston di kondisi titik mati bawah atau TMB, yaitu :

  1. Akhir lengkap hisap
  2. Akhir buang
  3. Awal langkah buang

Nah, volume ruang bakar merupakan hasil dari asupan untuk sedot udara dan juga bahan bakar serta campuran yang dapat menyebabkan ledakan hingga pembakaran mesin.

Jadi, seperti itulah penjelasan mengenai Titik Mati Atas dan Titik Mati Bawah dan hal ini tentu saja menjadi alah satu ilmu yang cukup dasar untuk belajar tentang mekanisme kerja mesin pembakaran dalam.

Nah, pada prakteknya TMA dan TMB digunakan untuk menyetel klep serta komponen-komponen mesin yang lainnya. Semoga bermanfaat!

Comments are closed.