Alat Penghemat BBM Mobil Injeksi – Banyak produsen menawarkan alat penghemat BBM mobil dengan klaim yang berbeda-beda, mendingan kamu baca dulu deh sebelum beli.

Isu sensitif seperti bahan bakar minyak (BBM) selalu menjadi sesuatu yang digaris bawahi oleh pemilik kendaraan bermotor. Angan-angannya pasti keinginan untuk menghemat pemakaian bahan bakar.

Tak heran banyak cara yang dilakukan untuk menekan konsumsi BBM pada kendaraan kesayangan. Mulai dari melakukan modifikasi mesin, meningkatkan kadar oktan yang dipakai untuk kendaraan tersebut, sampai memasang alat penghemat BBM.

Baca juga:
Ini 8 Mobil Paling Irit BBM Di Indonesia

Gayung bersambut, produsen alat penghemat BBM ini pun bermunculan, terlebih lagi ketika subsidi harga BBM mulai dikurangi oleh pemerintah. Akibatnya harga BBM terus menerus naik mengikuti harga minyak dunia.

Namun, benarkah alat penghemat BBM mobil bisa membuat mobil kamu lebih irit dalam pengeluaran untuk biaya pengisian bahan bakar untuk kendaraan? Tentunya belum ada pengujian yang sah/resmi untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Semua kemampuan mereduksi pemakaian BBM tersebut hanya berdasarkan klaim dari produsen alat yang bersangkutan.

4 Alat Penghemat BBM Mobil Injeksi

Karena begitu banyaknya produsen pembuat alat penghemat BBM, maka kali ini kami akan coba mengelompokkan dalam 4 merk paling populer. Berikut daftarnya:

1. Hurricane

Produsen yang satu ini memang cukup terkenal dengan menciptakan beragam produk untuk menekan konsumsi bahan bakar pada kendaraan bermotor. Bukan Cuma alat penghemat BBM, namun disediakan juga bagi pengguna sepeda motor.

Umumnya semua memiliki cara kerja yang serupa, yakni menstabilkan arus listrik pada aki sehingga memberikan efek kerja sistem lainnya pada mobil yang mengalami penyempurnaan.

Produk yang disediakan amat beragam, mulai dari Rp 3 jutaan sampai Rp 8 jutaan. Klaimnya produsen, alat ini mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 25-30 persen.Bahkan tenaga juga diklaim naik 3-5 hp dibanding sebelum memasangkan alat tersebut.

2. Minicon

Hampir serupa dengan Hurricane yang memiliki cara kerja menyempurnakan arus listrik, Minicon menawarkan alat penghemat BBM terbaik dengan harga yang jauh lebih murah.

Dibanderol dengan harga Rp 1 jutaan, alat ini diibaratkan sebagai komputer mini yang bisa mengatur tegangan listrik pada komponen mobil agar lebih optimal. Menariknya, alat ini bisa dipasang di ruang kabin dengan memanfaatkan soket daya listrik yang tersedia melalui lighter.

Ketika pasokan listrik untuk komponen di mobil lebih optimal, maka kinerja semua komponen di mobil juga bisa lebih maksimal.

3. BRQ

Alat penghemat BBM terbaik satu ini cukup berbeda dari dua merk sebelumnya. Karena alat ini akan terpasang pada saluran suplai bahan bakar ke ruang mesin. Berbentuk fuel catalyst, bahan bakar yang ada di tangki lebih dulu melewati alat ini sebelum masuk ke ruang mesin.

Dengan adanya alat ini, penurunan nilai oktan BBM dapat dihindari sehingga mesin akan mendapatkan pasokan bahan bakar sesuai kebutuhan oktannya.

4. Fuel Additive

Kalau alat penghemat BBM terbaik sebelumnya berbentuk alat, berbeda dengan yang satu ini. Yak! Bentuknya cairan yang cara pakainya dimasukkan ke dalam tangki bahan bakar.

Produsen dari alat penghemat BBM ini mengklaim memiliki kemampuan efisiensi bahan bakar yang berbeda-beda. Cara kerja dari cairan tersebut adalah berusaha menyatu dengan zat kimia yang ada pada bahan bakar. Tujuannya untuk meningkatkan oktan dari bahan bakar tersebut.

Sehingga bahan bakar yang masuk ke ruang mesin adalah bahan bakar yang sudah tercampur dengan zat pada cairan fuel additive.

Cara Menghemat BBM Pada Mobil Kesayangan

Tetapi kembali lagi kepada konsumen, diantara alat penghemat BBM mobil tersebut tak ada yang bisa dijadikan standar mana yang paling direkomendasikan.

Karena sebenarnya upaya untuk menekan konsumsi bahan bakar bisa kamu lakukan sendiri tanpa bantuan alat-alat tadi. Contohnya seperti:

1. Gaya Mengemudi

Menerapkan Eco Driving amat berpengaruh pada konsumsi BBM kendaraan kamu. Caranya antara lain dengan menghindari menginjak pedal gas terlalu dalam saat berkendara dan mempertahankan putaran mesin tidak lebih dari 2000 rpm.

2. Kualitas Oli

Pemilihan oli mesin yang berkualitas dan sesuai standar yang disarankan oleh pihak pabrikan bisa membuat kinerja mesin jadi lebih optimal. Hasilnya, kamu tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam hanya untuk mendapatkan akselerasi yang diinginkan, ini tentu bisa berimbas pada konsumsi bahan bakar yang akan semakin hemat.

3. Tekanan Angin Ban

Hal lain yang juga tak kalah penting saat ingin melakukan penghematan BBM mobil adalah memperhatikan tekanan angin ban mobil.

Pastikan tekanan angin sesuai dengan yang direkomendasikan pabrikan mobil, jangan sampai kurang. Karena jika ban kekurangan angin, maka mesin dipaksa bekerja lebih berat untuk menggerakkan beban.

Comments are closed.